
|
"How Can We Get The Best Price For Our Home When We Sell It?"
Mendapatkan harga terbaik dan waktu jual yang cepat adalah hal yang diidamkan bagi setiap penjual properti. Proses menjual properti sendiri terbagi dalam 3 tahap yakni:
Segala bentuk pertimbangan harga terkait dengan kondisi masing-masing properti seperti tipe dan lokasi properti, periode waktu memasarkan dan target waktu terjual. Adalah hal penting untuk menentukan harga properti yang tepat yang didasarkan atas acuan harga pasar atau harga yang diinginkan. Masing-masing properti dan pemiliknya adalah berbeda dan khusus disetiap situasi sehingga harus dianggap sebagai kondisi khusus. ![]() |
![]() Tanggal pelaksanaan lelang yang semakin dekat dapat menciptakan suasana urgensi dan ketertarikan diantara calon pembeli. Hal ini juga dapat memberi tekanan bagi Anda untuk mengambil tindakan, namun Anda tidak diwajibkan untuk menerima tawaran yang belum mencapai harga minimum yang telah ditentukan sebelumnya, tetapi Anda dapat memutuskan untuk melakukan negosiasi dengan pembeli dengan harga tertinggi saat lelang. Lelang menawarkan kesempatan tambahan bagi penjualan properti Anda karena suatu penawaran harga dari prospek pembeli dapat dibuat sebelum, pada saat atau setelah lelang. Setelah properti terjual, dengan menerima tawaran tertulis dari suatu pembeli sebelum hari pelaksanaan lelang atau pada saat palu diketuk pada hari pelaksanaan lelang, pembeli harus membayar deposit sebesar 10% lalu kemudian pada saat yang sama menandatangani kontrak. Hal ini berarti bahwa penjualan sudah final, kedua belah pihak terikat olehnya. Metode penjualan ini memberikan batasan yang jelas mengenai program pemasaran Anda dan menciptakan suasana kompetitif bagi para prospek pembeli pada hari lelang dengan membiarkan pasar menentukan harga tertinggi bagi properti Anda. Biasanya untuk Auction (Lelang) properti akan terjual pada hari lelangnya sendiri, kecuali bila sudah terjual sebelumnya. Meskipun kadang-kadang bisa juga terjual sesudah lelang. |
|
||||||||||||||||||||